Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada hari Sabtu (08/10), dilaksanakan
kegiatan Pembukaan dan Peresmian Pesantren Malam Minggu Baitul Izzah, bertempat
di gedung Madrasah Diniyah Baitul Izzah, Dusun Suko, Desa Sumberpucung,
Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Acara ini diinisiasi oleh Gus
Makinudin, putra pengasuh Pondok Pesantren Baitul Izzah KH. Abdul Kholiq yang
ingin mengajak para pemuda dan anak-anak dalam aktifitas bermanfaat di malam
minggu.
Kehadiran pesantren malam minggu ini disambut baik oleh banyak kalangan.
Hal ini terbukti dengan hadirnya berbagai tokoh masyarakat, perwakilan pondok
pesantren, wali santri, perwakilan dari pemerintah desa, aktifis organisasi
baik di level kecamatan maupun kabupaten untuk menyaksikan momen sakral
peresmian pesantren malam minggu yang langsung dipimpin oleh Gus Makinudin.
Pesantren malam minggu ini nantinya tidak hanya mengajak para anak-anak
muda dan remaja sekolah untuk mengaji saja. Lebih daripada itu, di pesantren
malam minggu, para santri akan diajarkan banyak hal seperti yang disampaikan
Makin kepada jamaah yang hadir.
“Disini nanti para pemuda, remaja, santri yang bergabung tidak hanya diajak
untuk mengaji dan sholat saja. Tetapi, seusai ngaji akan ada belajar bahasa
seperti bahasa inggris, belajar musik dan lain sebagainya”, jelas Makin.
Saat ditanya oleh redaksi terkait tujuan utama pesantren malam minggu, Gus
Makin, sapaan akrabnya memberikan jawaban. “Di zaman sekarang ini, banyak
remaja, pemuda yang menghabiskan waktunya untuk sesuatu yang tidak produktif. Banyak
dari mereka yang ketika malam minggu hanya keluyuran tidak jelas sampai larut
malam”, jawab pria yang memiliki satu
anak ini.
“Adanya pesantren malam minggu juga menjadi salah satu benteng untuk
mengikis waktu keluyuran para pemuda, remaja dan anak-anak untuk kegiatan yang
lebih bermanfaat”, imbuhnya.
Agus yang hadir mewakili Kepala Desa Sumberpucung juga mendukung adanya
pesantren malam minggu ini. Ia berharap semuanya bisa mendukung apa yang
digagas oleh keluarga besar dari Baitul Izzah.
“Dengan adanya pesantren malam minggu, saya berharap seluruh jamaah
mendukung karena ini bisa menjadi benteng bagi anak-anak kita. Minimal bisa
menyita waktu anak-anak kita untuk hal yang bermanfaat. Semoga kedepan
pesantren malam minggu ini bisa berkembang menjadi Pesantren Baitul Izzah”,
harap Modin Desa Sumberpucung saat memberikan sambutan.
Acara tersebut semakin khidmat puncaknya ketika ceramah yang diberikan oleh
Kyai Abdullah SAM, Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin. Dalam ceramahnya, Kyai
Abdullah memberikan motivasi kepada seluruh jamaah dengan mempraktekkan
beberapa keahlian yang bisa diperoleh saat mengikuti kegiatan-kegiatan seperti
pesantren malam minggu. Ia pun mengajak beberapa santri untuk praktek
conversation bahasa inggris, bermain terbangan, hafalan qur’an dll.
Dalam kalimat penutupnya, Abdullah siap untuk menyupport secara penuh
kegiatan pesantren malam minggu baitul izzah. “Jika butuh tutor bahasa inggris,
pelatihan jurnalistik, alat musik mulai dari drum, gitar, terbang dan lain
sebagainya akan kami support penuh”, tutup Abdullah. (pra)

0 Response to "Harapan-Harapan Iringi Peresmian Pesantren Malam Minggu Baitul Izzah"
Posting Komentar